Antara aku, dia, dan cinta

15 Nov

(Blue Curacaou)
Malam itu relung hatiku terpekur layu
Entah gundah apa yang membuatku terbisu
Secercah harapku akan hadirnya dewi bulan di tengah langit malam,
nyatanya hanya ada lautan hitam dalam kelam

…dan aku…

(Death by Chocolate)
Bibirku kembali meracau dengan dua sahabat jiwa
Setiap tuturku terucap, sekelebat sesak semakin terasa
Gelak tawaku terdengar parau dalam ruang kosong raga
Dalam sudut tersepi, aku terdesak untuk berkhayal tentang asa

…dan dia…

(Bintang pertama)
Dalam lamun, sosok itu kembali menembus dimensiku
“Suka”, ujarnya… “Luka” balasku…
Imaji hangat tentang romansa kala itu terasa kian membeku
Jarak yang membuat rindu, tetapi rindu yang menghasutku

…dan cinta…

(Bintang kedua)
Tak kusangka kini aku ingin berhenti berlari
“Tunggu aku,” dia memohon… “Rengkuh aku,” aku melirih…
Entah rasa apa yang merasukiku untuk tetap berdiri
Walau resah dan ragu menghantui, hatiku tak mampu menipu diri

…aku cinta dia…

Vness (Nov 13 2010, c9, Bandung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: