Ijinkan aku mengisak, walau hanya sejenak

15 Aug

Waktu,
aku tahu perjalananmu adalah bagian dari misi sang khalik yang menyatu
kau tahu, walau luluh lantak, aku akan tetap berdetak
tetapi kini aku enggan beranjak…
Sudikah kau barang sebentar menghela desah,
dan menemaniku dalam resah?

Cinta,
aku tahu rasamu adalah anugerah semata
kau tahu, walau perih teraniaya, aku akan tetap bergerilya
tetapi kini aku tak bisa percaya…
Sudikah kau tetap memberi rasa,
dan menungguku dalam asa?

Cobaan,
aku tahu kehadiranmu adalah tantangan
kau tahu, walau kegagalan membayang, aku akan tetap menerjang
tetapi kini aku bimbang…
Sudikah kau sekali ini mengalah,
dan merestuiku untuk melangkah?

Hidup,
aku tahu karyamu adalah lakon tertutup
kau tahu, walau bergerak tertatih, aku akan tetap berlatih
tetapi kini aku letih…
Sudikah kau duduk bersimpuh,
dan merangkulku dalam peluh?

Tuhan,
aku tahu mujizatMu adalah bukti kemegahan
Kau tahu, walau jutaan lara menyakiti, aku akan tetap setia sampai mati
tetapi kini aku ingin berhenti…
Sudikah Kau membebaskanku dari pilu yang menjerat,
dan dengan kasih mendekapku erat ?

Sesak…
Aku terdesak…

Ijinkan aku mengisak, walau hanya sejenak…

Vness

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: